Selasa, 05 Juli 2011

burung yang memiliki racun

|0 komentar
Hooded Pitohui ditemukan di Papua Nugini, pertahanan mereka terhadap pemangsa yang walaupun sederhana tapi menakjubkan adalah mereka beracun. Pitohui memakan beberapa jenis kumbang yang mengandung neurotoxin kuat dan mengandung alkaloid yang dikenal sebagai batrachotoxin (racun yang juga ditemukan pada kulit dari racun katak panah Amerika Selatan).


Dengan makan kumbang, burung-burung menjadi beracun, toksin mereka terdapat pada bulu mereka sendiri dan kulit. Mereka benar-benar dikenal oleh penduduk setempat sebagai "burung sampah", karena toksisitasnya membuat tidak mungkin untuk dimakan kecuali kulit dan bulu mereka dicabut.



Menyentuh Hooded Pitohui dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan, kulit terbakar dan bersin (seperti yang dilaporkan oleh para ilmuwan yang menangani makhluk itu), sedangkan memakan mereka mungkin akan jauh lebih berbahaya. Untuk memperingatkan sifat toksisitasnya, burung ini memiliki warna terang oranye dan warna hitam yang memungkinkan calon predator untuk mengenalinya. Dan diyakini bahwa Hooded Pitohuis dapat menggosok toksin pada telur dan anaknya untuk melindungi mereka dari predator.
Menurut XiMAD... Hooded Pitohui adalah satu-satunya burung di dunia yang memiliki racun.



kalo mau lihat videonya disini

rumah pohon yang fantastic

|0 komentar
1. Wilkinson Residence


Dibuat berdasarkan kecintaannya terhadap lingkungan, arsitek, artis dan juga pesulap Robert Harvey Oshatz membangun rumah pohon ini dengan sukacita. Bertempat di Portland, Oregon, Amerika Serikat, rumah pohon ini benar-benar menjadi idola rilekser di negeri paman Sam tersebut.

2. Spider's Leg Tree house


Mengambil contoh bentuk dari hewan laba-laba, rumah pohon yang berada di Jerman ini menjadi pusat perhatian disana. Keunikan tersendiri memang telah menjadi senjata ampuh rumah pohon ini.

3.Teahouse Tree house


Professor arsitektur Terunobu Fujimori membangun rumah pohon ini sejak tahun 2004 silam, dan rumah yang cukup menggugah hati ini sudah menjadi impiannya sejak kecil.


4. Tree house Restaurant


Bertempat di Okinawa, Jepang, restoran yang mengambil konsep rumah pohon ini memiliki ketinggian 20 meter diatas permukaan tanah. Sayangnya ini hanya duplikat dan rilekser bisa menuju puncak melalui eskalator yang ada di dalamnya.

5. Yellow Tree house


Bangunan keren ini berada di Auckland timur, New Zealand, struktur yang kuat mampu menopang seluruh rangka bangunan yang diperuntukkan sebuah media promosi yellow pages disana.


6. Beach Rock Tree house


Diantara lima gambar diatas, mungkin rumah pohon yang satu ini paling keren! dibangun menyerupai pesawat antariksa, Kobayashi Takashi asal Jepang menyulap pohon menjadi rumah alien! cool!

Penguin Ini Tersasar Hingga 3.000 Kilometer

|0 komentar

WELLINGTON - Seekor penguin jenis Emperor tersasar tiba-tiba saja muncul di Selandia Baru. Seharusnya penguin tersebut saat ini berada di Antartika dimana habitat aslinya berada.

Menurut perkiraan seorang ahli binatang liar, penguin tersebut diperkirakan berenang keluar dari jalurnya dan tiba di Selanda Baru yang jaraknya tiga ribu kilometer dari Antartika. Ada puluhan koloni penguin di Antartika, tetapi baru kali dalam 44 tahun seekor penguin Emperor tiba di Selandia Baru.

Penguin jantan tersebut tiba di Pantai Kapiti, sekira 40 kilometer dari Wellington pada Senin sore waktu setempat. Menurut Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC) Peter Simpson, penampakan penguin Emperor di Selandia Baru pertama kali tercatat pada tahun 1967 silam.

Simpson pada awalnya tidak mempercayai laporan tersebut, namun pada saat dirinya melihat langsung Simpson langsung terkejut.
"Saya kira itu hanyalah seekor singa laut, pada saat kami memeriksanya memang benar tentang keberadaan penguin Emperor," ucap Simpson seperti dikutip AFP, Rabu (22/6/2011).

Sepertinya hewan yang memiliki warna hitam dan kuning keemasan ini dalam keadaan sehat dan sepertinya bisa beradaptasi dengan kondisi cuaca Selandia Baru yang hangat.

"Seharusnya, penguin tersebut berada di laut es di Antartika. Mereka meluncur ke laut untuk mencari makan. Saya kira hewan ini berenang terlalu jauh dan tersesat," lanjut Simpson.

Saat ini petugas konservasi binatang terus memonitor penguin tersebut dan memperkirakan binatang ini nantinya akan berenang sendiri ke habitat aslinya di Antartika.

cara mencari ikan di afrika

|0 komentar





Senin, 04 Juli 2011

1 Litre of Tears

|0 komentar
artikel ini adalah kelanjutan dari artikel film yang meng inspirasi hidup...
sobat dapat melihat artikelnya disini




1 Litre of Tears

Film 1 Litre of Tears diperankan oleh Erika Sawajiri dan Nishikido Ryo. Film drama dari Jepang ini dibuat berdasarkan kisah nyata seorang wanita bernama Kito Aya. Saat berusia 15 tahun, dokter memvonis Aya menderita suatu penyakit yg tidak dapat disembuhkan, Spinocerebellar Ataxia. Penyakit ini menyerang otak kecil sehingga kelak penderitanya akan mengalami gangguan keseimbangan tubuh yang secara perlahan menyebabkan kelumpuhan, kesulitan berbicara, dan kesulitan menelan.


Script cerita 1 Litre of Tears ini diadopsi langsung dari Buku Harian yg Aya tulis sampai dirinya tidak mampu lagi untuk memegang bolpen.
Di Jepang sendiri, buku ini laris terjual sampai dengan 1.1 juta copy.


lima belas tahun Ikeuchi Aya hanyalah gadis normal,
Seiring waktu berlalu, hal-hal yang tidak biasa mulai terjadi pada akhir-akhir ini Aya mulai sering jatuh dan berjalan dengan cara yang aneh,Ibunya Shioka, membawa Aya ke dokter, dan dia menginformasikan bahwa Aya telah Shioka degenerasi spinocerebellar - mengerikan penyakit dimana otak kecil dari otak secara bertahap memburuk ke titik di mana korban tidak bisa berjalan, berbicara, menulis, atau makan Sebuah penyakit yang kejam,. karena tidak mempengaruhi pikiran sedikit pun. Bagaimana Aya bereaksi saat diberitahu tentang penyakitnya?
Dan bagaimana akan Aya hidup dari sekarang?


Semasa hidupnya, Aya hanya memiliki satu impian yaitu tetap hidup. Keluarga, teman, serta orang-orang terdekat selalu memberikan semangat kepada dirinya. Penyakit yg semakin lama semakin menggerogoti tubuhnya tidak membuat Aya berkecil hati. Justru dengan penyakit inilah Aya semakin terpacu untuk menolong orang lain meskipun dengan kondisi fisik yg terbatas.


Aya meninggal pada usia 25 tahun. Kurang lebih selama 10 tahun dirinya menderita akibat Spinocerebellar Ataxia. Semangat pantang menyerah serta semangat hidupnya kini dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi orang banyak.




Full Metal Jacket

The Prestige (Perang dalam Dunia Sulap)

A SONG FOR A RAGGY BOY

Stray Dog

The Book of Eli

CITY OF LIFE

NINE

MICHAEL JACKSON – This Is It!

KING

GARUDA DI DADAKU

Valkyrie

ELEGY

Atonement

Seraphim Falls

Gran Torino

THE PAINTED VEIL

LA NIÑA SANTA

Ennui

The Messenger

HOSTEL

REDACTED (2007)

IRON MAN

Film Atonement

Dororo

The Last King of Scotland

Denias

Seraphim Falls

X-Men: The Last Stand

NOBODY KNOWS

SILENT HILL

CAPOTE

The Pool

Dog Soldiers

The Hours

Final Destination 2

Catch Me If You Can

The Prestige

road to perdition

The Notebook

i am sam

DRAGON ZAKURA

Saur Sepuh

BROKEBACK MOUNTAIN

The Green Mile

The Vampire Assistant

A Walk To Remember

August Rush (2007)

Legends Of The Fall

Fireproof

the Last Samurai

The Mighty

Saving Private Ryan

review film Life is Beautiful

review film Schindler's List

review film Surat Kecil Untuk Tuhan

sweet home alabama

Never Been Kissed

review film closer

Pay it Forward

1 Litre of Tears

Hachiko: A Dog's Story

algojo pancung dari arab

|0 komentar

Namanya Abdallah bin Said al-Bishi. Ia mewarisi profesi ayahnya sebagai algojo pancung bagi terpidana mati di Arab Saudi. Boleh dibilang ia merupakan algojo paling masyhur. Stasiun televisi dari Libanon, LBC TV, pernah menyiarkan wawancara khusus dengan Abdallah pada 4 November 2006.

Algojo seperti Abdallah inilah yang bertugas mencabut nyawa terpidana mati, termasuk Ruyati binti Satubi, yang dipancung Sabtu pekan lalu. Jumlahnya memang tidak diketahui pasti, setidaknya ada enam algojo yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi. Abdallah ditempatkan untuk Kota Mekkah.

Abdallah memulai tugas pertamanya pada 1991, sepekan setelah ayahnya, Said al-Bishi wafat. Umurnya waktu itu 32 tahun. Ia sempat terkejut setelah beberapa pejabat dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan surat pengangkatannya sebagai algojo. Hari pertama, ia langsung memancung tiga orang.

Dengan pedang bernama “Sultan” warisan ayahnya, ia mengaku gugup saat pertama memenggal kepala orang. Pedang Sultan berbentuk melengkung seperti bulan sabit dengan panjang setengah meter. “Tiap orang sedikit gugup saat memulai pekerjaan barunya dan takut gagal,” kata Abdallah. Hingga kini, ia mengaku telah memancung lebih dari 100 kepala.

Di masa kecil, Abdallah pernah menyaksikan ayahnya memenggal kepala seorang pembunuh di depan gerbang Raja Abdul Aziz. Ia datang bersama ayahnya karena ingin melihat organ pencernaan seperti yang ia pelajari di sekolah. "Namun, yang saya lihat kepala manusia melayang, dari lehernya ada pancaran darah seperti sumur dan kemudian jatuh. Cukup dan saya tak tahan lagi,” ujarnya. Malamnya, ia susah tidur dan sekali bermimpi buruk

Sesuai syariat Islam, Saudi menerapkan hukum pancung terhadap terpidana mati kasus pembunuhan. Eksekusi bisa batal jika keluarga korban memaafkan dan pelaku diharuskan membayar diyat (uang pengganti) yang ditetapkan oleh keluarga korban.

Menurut ahli psikologi dari Kementerian Dalam Negeri Saudi, Dr Turki al-Atyan, syariat Islam memerintahkan hukuman mati dilaksanakan dengan cara dipenggal, bukan digantung atau ditembak. Ia mengungkapkan Saudi pernah menerapkan hukuman mati dengan cara ditembak.

Untuk memuluskan tugasnya, Abdallah hanya memakai pedang produksi Jowhar karena terbuat dari besi keras yang tidak mudah patah dan memang khusus untuk memancung kepala. Jowhar adalah sebuah kota kecil di Somalia, sekitar 90 kilometer sebelah utara Ibu Kota Mogadishu.

Cara memenggal pun ada dua: horizontal dan vertikal. Masing-masing memerlukan pedang khusus. Ia menyebut “Qaridha” sebagai pedang spesialis pancung dengan cara vertikal.

Ayah tiga anak ini mengaku tidak merasa berbeda saat akan memancung lelaki atau perempuan. Bahkan, ia mengaku pernah memenggal kepala teman-temannya yang menjadi terpidana mati. “Perbedaannya, kadang pria (yang akan dipenggal) tidak bisa mengendalikan kegelisahannya sehingga bingung duduk atau berdiri,” ujar Abdallah.

Selain memenggal kepala, Abdallah juga melaksanakan hukuman potong tangan atau kaki. Bedanya, kalau pancung, korban tidak dibius sama sekali, sedangkan potong tangan dibius lokal.

Ia menegaskan syarat utama menjadi algojo penggal adalah tidak boleh merasa iba terhadap orang yang akan dipancung. “Jika saya merasa iba, ia akan menderita. Bila hati ini merasa kasihan, tangan bakal gagal,” katanya.

Boleh jadi, profesi sebagai algojo pancung seperti pekerjaan turun-temurun bagi keluarga Al-Bishi. Menurut Abdallah, putra sulungnya, Badr, sudah dilatih menjadi algojo dan akan diangkat untuk bertugas di Ibu Kota Riyadh.

kota terlarang bejing

|0 komentar

Berakar jauh di pusat kota Beijing, Kota Terlarang tanggal kembali ke era dimana dinasti Ming dan Quing memerintah selama berabad-abad, dan berfungsi sebagai pusat dari kedua agama dan politik. Dibangun antara 1406 dan 1420 Kota Terlarang arsitektur memuncak dengan campuran antara bakat klasik Cina dan Asia Timur, setelah terbukti dengan cukup berpengaruh untuk struktur kemudian baik lokal maupun nasional.

Dikelilingi oleh dinding 10 meter luar dan dikelilingi oleh parit yang dalam 6 meter, Kota Terlarang menawarkan lebih dari 980 gedung-gedung yang masih hidup dengan lebih dari 8.707 teluk kamar dan mencakup beberapa 720.000 meter persegi. Kota Terlarang kompleks dapat dibagi menjadi dua bagian, bagian selatan juga dikenal sebagai Mahkamah Luar dimana kekuasaan politik ditegakkan, dan bagian utara, juga dikenal sebagai Pengadilan Inner tempat tinggal keluarga kerajaan. Sekarang, lebih saat ini disebut sebagai Istana Kekaisaran, tidak sampai mengikuti pengusiran kaisar terakhir dari Dinasti Quing pada tahun 1924, apakah status perubahan Kota Terlarang. Sebelum ini hanya Royalti, politik pejabat, selir dan pelayan diizinkan masuk ke lingkungan yang terjaga keamanannya istana, tidak ada rakyat jelata diizinkan kecuali izin tersurat diberikan. Sekarang orang hari berkeliaran di kompleks rumit bebas menikmati desain yang indah mengingatkan kita pada dinasti Cina kuno.


Sebuah warna yang umum menampilkan seluruh desain berwarna kuning, warna Emporer. Beberapa aksen, dinding, halaman, dan atap merefleksikan tema ini. Pengunjung hari ini juga dapat menjelajahi Museum Istana yang merupakan tempat kumpulan berdasarkan dinasti Qing, terdiri dari keramik, lukisan, potongan giok, artefak istana dan ware perunggu.